Postingan

Menampilkan postingan dari 2013

Perlu Keyakinan

Dalam melalui panjangnya kisah hidup, pasti kita pernah menemui rintangan-rintangan yang tak bisa kita hindari. Kebanyakan orang selalu berlari menjauh ketika rintangan itu datang, apakah itu baik ? Tentu lari dari rintangan itu sangat lah salah. Dari rintangan itu kita bisa belajar menjadi orang yang lebih bijaksana, dari rintangan itu kita belajar menjadi orang yang lebih dewasa. Tapi lagi-lagi, banyak diantara kita yang pesimis terhadap rintangan yang dihadapinya. Dengan kata-kata " Ah, masalahnya terlalu berat", atau "aku gak yakin bisa menyelesaikan ini". Bagaimana menurut anda tentang orang-orang seperti itu ? Hidup ini perlu keyakinan. Disaat kita yakin kita bis melaluinya, pasti ada perasaan yang terus menyemangati kita, memberikan ide-ide untuk menyelesaikan rintangan-rintangan yang dihadapi. Ingatlah, Allah tidak akan menimpakan musibah kepada hamba-Nya, kecuali hamba-Nya bisa menyelesaikan itu. Sudah jelas, jangan takut untuk menghadapi rintangan h...

Tiada kata Terlambat

Kata ini memang menjadi titik balik dari hidup seseorang. Untuk mendapatkannya membutuhkan perjalanan panjang bagi yang tersesat. Ia selalu datang terlambat, sehingga hal-hal buruk pun sempat terjadi. Menyesal . Menyesal dari masa lalu, hal ini sering terjadi pada setiap insan di bumi ini. Perasaan bimbang yang menjadi gejala pertamanya. Hati yang menjadi tak karuan karena mengingat dosa-dosa dimasa lalu. Dan akhirnya keluarlah kalimat 'Aku Menyesal' Banyak orang begitu terpuruk mengetahui bahwa dirinya terlalu lambat untuk menyesal. Padahal sebenarnya, terlambat untuk menyesal juga punya sesuatu yang berarti. Contohnya saja, kita menjadi tahu hal-hal yang melanggar norma. Hal ini berguna bagi kita untuk membantu memberikan nasehat kepada yang lain, agar ia tidak tersesat melakukan perbuatan melanggar norma. Tak apa kita terlambat menyesal, dari pada tidak sama sekali ? Tapi yang harus kita pegang ialah, penyesalan harus menjadi titik balik perubahan diri, menata hidup ya...

Memberi Awal untuk perjalan

Memberi Awal untuk perjalan. Setiap perjalan pasti mempunyai awal atau tempat memulai dan akhir atau tujuan. Banyak orang yang biasa-biasa saja melakukan perjalan ini, tanpa ada tau dari mana ia memulai dan kapan ia akan berakhir. Hanya sedikit yang menyadari betapa pentingnya kita tau dari mana awal kita dan dimana kita akhir kita. Perjalan yang tanpa awal, hanya akan membodohi diri kita sendiri. Karena sudah jelas, ia akan kebingungan menjawab berbagai pertanyaan selama melakukan perjalanan. Perjalan yang tanpa akhir akan melahirkan kehancuran. Bermula dari tak paham untuk apa melakukan perjalan, hingga akhirnya melewati batas-batas. Perjalanan ini adalah Kehidupan. Andai kita ingin menyisihkan sedikit detik kita untuk memberikan secarik rencana tentang apa yang harus dilakukan dari awal hingga ke akhir tujuan nanti, maka kemungkinan besarnya adalah kehidupan itu ada dalam genggamannya. Tentu kita bisa menjadi pemenang, karena kitalah yang mengatur hidup. Bandingkan, jika ki...